Kepuasan Diri Atau Tipuan Hawa Nafsu
Pernah tidak kamu merasa tidak berguna? Kosong? Kesepian? Tidak memiliki
teman? Tidak memiliki orang terdekat? Tidak membanggakan orang tua? Merasa diri
tidak menarik, selalu insecure terhadap diri sendiri. Berpikir seolah diri kita
adalah yang terburuk. Hal ini memang sering terjadi, karena manusia itu punya
hawa nafsu yang pada dasarnya tidak pernah puas. Aku pun pernah mengalaminya.
Pada saat itu Aku merasa benar-benar tidak ada motivasi untuk hidup karena apa
yang sudah dilakukan seperti tidak menghasilkan bahkan seperti tidak melakukan
apapun. Kalau kamu memang pernah mengalami atau bahkan sedang merasakan hal
seperti itu, coba lihat sekelilingmu lalu kamu bisa tanyakan ke dirimu sendiri
apa yang sudah kamu lakukan hingga saat ini. Pasti banyak. Anggap saja saat ini
umurmu 20 tahun, maka sudah selama 20 tahun kamu menjalani kehidupan didunia.
Tentu ada banyak peristiwa yang sudah terjadi, banyak perasaan yang sudah
dirasakan, banyak hal yang sudah kamu lakukan juga alami.
Semua hal yang ada dimasa lalu tentu tidak mudah bukan? Kamu sudah sangat
hebat bisa melewatinya jadi kenapa harus merasa buruk? Ini menjadi reminder
juga untuk aku. Kamu harus berterima kasih atas apa yang sudah kamu capai
selama ini. Tidak perlu mencapai hal besar agar merasa diri itu baik. Hal-hal
kecil seperti kamu bisa lulus ujian nasional tanpa nyontek itu adalah suatu
kebanggaan tersendiri loh. Kamu bisa masuk ke sekolah yang kamu inginkan, kamu
bantu Ibu memasak dirumah, bantu nenek-nenek nyebrang dijalan raya, kamu punya
anggota tubuh yang lengkap, kamu masih bisa bernafas lega, dan hal lainnya.
Banyak hal yang patut kamu syukuri dan itu cukup. Hidup memang harus
punya tujuan, berambisi, memiliki impian yang tinggi. Tapi bukan berarti Ketika
kamu belum mencapai apa yang kamu inginkan, kamu menjadi terpuruk dan sedih
berkelanjutan. Kamu jomblo terus teman-teman kamu punya pacar, kamu merasa diri
tidak menarik lalu insecure. Hei kamu tuh cantik, ganteng, kamu tuh udah
ciptaan paling sempurna yang dibuat Allah SWT. Kalau kamu tidak memberi nilai
tinggi pada dirimu, bagaimana orang akan menilai kamu berkualitas? Tapi bukan
berarti sombong yah.
Rasa puas yang kamu ciptakan itu akan terus naik level dengan sendirinya
kalau kamu tidak menahan diri. Hawa nafsu manusia jika tidak dikontrol maka
akan menjadi-jadi. Kepuasan diri adalah bersyukur atas apa yang terjadi dan apa
yang kita miliki sekarang. Kamu bisa melihat orang-orang yang kamu pikir lebih
dari kamu, tapi kita gak pernah tahu kehidupan mereka sebenarnya seperti apa.
Kita tidak pernah tahu isi hatinya, siapa tahu justru mereka ingin menjadi
seperti kamu. Hidup memang terlihat tidak adil, namun bagiku itu hanya jika
dilihat dari kaca mata kita yang sedang membandingkan kepuasan orang lain
dengan kepuasan diri kita.
Setiap orang memiliki rasa puas masing-masing, ada yang merasa puas
dengan pencapaiannya karena mengajar anak-anak dan manghasilkan anak-anak
pintar walaupun dibayar tidak seberapa. Ada yang puas dengan berkarya, membuat
jejak tinta dalam sebuah kertas dan disumbangkan ke perpustakaan. Rasa puas
memang kita sendiri yang tahu. Jangan sampai rasa puas mengacaukan hidupmu.
Karena rasa puas bisa menjadi tipuan hawa nafsu yang tak terkontrol jika tidak
menahannya dengan rasa cukup dan bersyukur.
Komentar